Jumat, 24 April 2015

Ada masalah dengan XAMPP anda?
sangat diperlukan untuk membuat website ataupun aplikasi berbasis PHP.

Biasanya hal ini terjadi karena ada aplikasi lain yang menggunakan port yang sama dengan aplikasi Apache XAMPP ini sehingga tidak memungkinkan untuk menjalankannya secara bersamaan.

Untuk itu, solusi yang bisa kita lakukan adalah dengan merubah settingan port Apache XAMPP kita supaya bisa tetap running.

Berikut ini langkah-langkahnya :

1. Lakukan perubahan pada file httpd.conf

2. Buka file httpd.conf di folder C:\xampp\apache\conf\ dengan menggunakan aplikasi notepad. 

3. Carikan kata "Listen 80" dan ubah menjadi "Listen 8080".

4. Masih di file yang sama, carilah kata “ServerName localhost:80 kemudian ubahlah menjadi ServerName localhost:80

5. Lalu simpan dengan menekan tombol Ctrl+S dari keyboard anda.

6. Selanjutnya, buka file httpd-ssl.conf di C:\xampp\apache\conf\extra\.

7. Carilah kata : Listen 443” dan ubah menjadi “Listen 4499“. 

8. Masih di file yang sama, dan carilah kata “VirtualHost _default_:443” kemudian ubahlah menjadi “VirtualHost _default_:4499

 9. Masih di file yang sama, carilah kata “ServerName localhost:443” dan ubahlah menjadi “ServerName localhost:4499 

10. Sekarang jalankan XAMPP
Contol Panel, lalu klik Start pada Apache. Jika muncul peringatan di kotak detail bagian bawah “Apache started [port 80]“, maka bukalah browser dan arahkan ke alamat http://localhost:8080/xampp. Jika berhasil maka Web Service Apache tersebut telah berjalan di port 8080. 

Smoga bermanfaat.....

 
 




Jumat, 17 April 2015

Sistem operasi atau dalam bahasi Inggris  Operating System (OS) adalah : Perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi - operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web. Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas – tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan “kernel” suatu Sistem Operasi.

Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian :

1.     Mekanisme Boot, yaitu meletakan kernel ke dalam memory kernel, kernel dapat dikatakan sebagai inti dari Sistem Operasi.
2.   Command Interpreter atau Shell, bertugas untuk membaca input berupa perintah dan menyediakan beberapa fungsi standar dan fungsi dasar yang dapat dipanggil oleh aplikasi/program maupun piranti lunak lain. Contoh dari Shell adalah : Command Prompt pada Windows XP (DOS pada Windows 98), XTerm dan Konsole di Mesin Linux (Unix).
3.        Driver untuk berinteraksi dengan hardware sekaligus mengontrol kinerja hardware.
4.    Resource Allocator. Sistem operasi bertugas mengatur dan mengalokasikan sumber daya dari perangkat
5.        Hendler. Hendler berperan dalam mengendalikan sistem perangkat agar terhindar dari kekeliruan (error) dan penggunaan sumber daya yang tidak perlu.